Posted by : Anak Bawang Tuesday, 20 May 2014

Pin sut adalah permainan tradisional yang berasal dari Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Permainan ini sangat sederhana dan mudah dimainkan karena hanya menggunakan jari.



Peralatan yang dibutuhkan
tanah lapang, halaman sekolah, halaman rumah, dan lokasi yang memungkinkan untuk bisa dilakukan penjelajahan.

Cara bermain
1. Permainan ini bisa dilakukan oleh 8 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok.
2. Setiap kelompok mempunyai satu pemimpin dan tiga anggota.

3. Jangan lupa, sebelum bermain membuat 2 garis lurus (kurang lebih panjangnya 50 meter) yang akan digunakan sebagai titik mulai dan titik akhir dari perjalanan anggota.
4. Pemimpin akan menjadi orang yang akan melakukan suit dan menentukan seberapa banyak anggota harus melangkahkan kaki dari garis mulai.
5. Pemimpin yang menang dalam suitnya, akan memberikan aba-aba pada anggota untuk berjalan.
6. Jumlah langkah yang akan dilakukan didasarkan pada kemenangan suit berikut:
a. Jari kelingking berjalan 6 langkah
b. Jari telunjuk berjalan 10 langkah
c. Jari jempol berjalan 20 langkah
(ingat ya, permainan ini menggunakan pingsut jawa yaitu jempol telunjuk kelingking)
7. Cara berjalan anggota adalah anggota pertama akan berjalan pada kemenangan pertama, anggota kedua berjalan pada kemenganan kedua, begitu seterusnya hingga semua anggota mencapai garis akhir dan kembali ke garis mulai.
8. Tim yang semua anggotanya kembali di garis mulai pertama adalah yang menang.

Nilai-nilai permainan
Mengandung nilai kompetitif dan rekreatif. SElain itu, bermain pin sut adalah
sarana berkumpul dengan teman-teman.

NIlai filosofis
1. Untuk mencapai suatu titik tujuan, harus dilakukan selangkah demi selangkah
2. Tujuan yang kita inginkan itu, tidak hanya kita yang menginginkannya. Sehingga
untuk mendapatkannya kita harus berusaha lebih keras dari orang lain.
3. JIka orang lain saja mampu mencapi sebuah tujuan, kita pun pasti bisa jika mau
berusaha selangkah demi selangkah.


{ 2 comments... read them below or Comment }

  1. namun sayang permainan seperti dan tradisionalnya sudah jarang dimainkan, padahal permainan tradisonal seru-seru loh

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bu, mari kita ajarkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak kita. Banyak nilai dan manfaat yang tersembunyi dari permainan tradisional

      Delete

Kicau Anak Bawang

Powered by Blogger.

Tulisan populer

Tamu Anak Bawang

Copyright © Komunitas Anak Bawang| Desain: Alie Poedjakusuma